Solar Sel Full Spektrum (Full-spectrum Solar Cells)

4 02 2011

Salah satu alasan utama mengapa pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) kesulitan mengimbangi pembangkit listrik konvensional adalah karena efisiensinya yang rendah. Sehingga untuk mendapatkan energi listrik yang besar diperlukan luasan modul surya yang besar pula, yang berarti biaya pun besar.

Mayoritas solar sel komersial saat ini memiliki efisiensi sekitar 15%. Sedangkan efisiensi sebesar 30% sudah berhasil diuji di laboratorium namun belum dapat diproduksi untuk keperluan komersial.

Mengapa solar sel belum bisa mengkonversi radiasi matahari dengan efisiensi tinggi? Alasannya adalah karena material solar sel hanya mampu mengkonversi sebagian dari spektrum cahaya matahari yang diterimanya. Menurut Tomas Marvart dalam bukunya berjudul Solar Electricity, hanya sekitar 2/3 dari spektrum cahaya matahari yang dapat dikonversi menjadi listrik oleh material solar sel yang ada sekarang.

Namun kini ada harapan baru untuk mengkonversi semua spektrum cahaya matahari menjadi listrik. Riset yang dilakukan oleh Wladek Walukiewicz di Lawrence Berkeley National Laboratory telah berhasil mengkonversi seluruh spektrum. Dan yang juga menarik adalah bahwa proses produksi solar sel baru ini dapat dilakukan menggunakan teknik produksi konvensional.

Prinsip yang digunakan oleh Wladek Walukiewicz dan kawan-kawan adalah bahwa: tidak ada material yang mampu merespon semua panjang gelombang radiasi matahari, masing-masing material bekerja pada panjang gelombang yang berbeda pula, maka untuk memungkinkan proses konversi seluruh spektrum dilakukan penggabungan beberapa bahan berbeda dengan sensitifitas spektrum berbeda pula.

Satu cara untuk menggabungkan berbagai bahan adalah dengan menumpuk lapisan-lapisan semikonduktor berbeda dan menggabungkannya secara seri menggunakan kawat. Teknik ini walaupun mampu menggabungkan lapisan-lapisan berbeda, namun strukturnya masih rumit sehingga menyulitkan dalam proses fabrikasi. Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan membuat satu lapisan namun mampu bekerja dengan spektrum berbeda.

Tim peneliti mengatakan bahwa teknik baru yang mereka perkenalkan akan menghasilkan solar sel efisiensi tinggi dengan harga yang labih murah. Namun sayang, mereka belum menyebutkan setinggi apa efisiensi yang dapat dihasilkan.

Sumber: http://newscenter.lbl.gov/feature-stories/2011/01/24/practical-full-spectrum/


Actions

Information

6 responses

18 03 2011
tim support planethijau

benar Pak Kunaifi, efisiensi masih rendah. Tapi sudah banyak metode yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi sebuah sel surya, meski cuma naik 5%-an.
Tambahan info Pak, concentrated photovoltaic atau sel surya terkonsentrasi yang digabungkan dengan multi junction PV.

Keep spread the information for greener Indonesia Pak🙂

18 03 2011
Kunaifi

Terima kasih atas komentar dari Planet Hijau dot com. Saya adalah pembaca EnergyPortal juga. Salut atas kerja bagus tim PlanetHijau.

Kun

15 01 2013
hadi

upaya para ilmuwan dalam menyempurnakan tehnologi berlangsung terus menerus tak kenal lelah, dan kita orang awam patut menghargai. Meski demikian jangan lupa, hidup tak pernah menjadi lebih ringan. Persoalan selalu sejalan peningkatan ilmu pengetahuan.

4 02 2013
akhyal mirza

Maaf mas!! sya ada pertanyaan nih.
Efisiensi pada solar cell itu apa yah?
Apakah nilai efisiensi dri solar cell berpengaruh terhadap kluaran (output) dri Solar cell tersebut?

Tolong diperjelas! Terimakasih ^.^

15 11 2013
Maxgrosir

dan sekarang pada tahun 2013 akhir BBM sudah naik gan,😀

4 08 2014
kontraktor palembang

selamat idul fitri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: