MUSIM PANAS, MUSIM DINGIN, DERITA YANG SAMA

31 03 2016

MUSIM PANAS:
Api di hutan dan lahan, asap menyelimuti negeri masuk ke paru-paru, tanah kerontang, air sumur kering, orang bingung hendak mandi-mencuci-minum, tumbuhan meranggas, sekolah tutup, debu tebal menutup atap dan jendela rumah, orang berteriak.

MUSIM HUJAN:
Banjir di mana-mana, tanaman mati saat siap dipanen, air masuk ke kamar tidur menyisakan lumpur hingga ke dapur, sekolah libur, jalan putus dan hancur, orang berteriak.

Indonesia, sebuah negeri yang konon tongkat kayu jadi tanaman, lautan air susu, adalah negeri dua musim; musim panas dan musin hujan. Tidak sedikit di antara kita yang berteriak, di kedua musim, karena hidup tak lepas dari bencana.

Pertanyaannya: apakah ini natural disaster (bencana alam) atau antropogenic disaster (bencana buatan kita, manusia, homo sapien, intelligent species)? Apakah kita sudah sampai di ujung asa dan tidak bisa lagi berbuat apa-apa?


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: