Kamar Mandi dan Toilet Pun Dibersihkan Kampus

18 08 2016

Hari ini saya mendapat email menarik dari pengelola akomodasi mahasiswa di Universitas Twente. Email ini menginspirasi saya untuk menulis tentang pentingnya memasukkan indikator kepuasan mahasiswa ke dalam metode penentuan ranking perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Begini emailnya:

On Wednesday August 24th of August, 2016 the company ‘namaperusahaan’ will perform the cleaning of the showers and toilets. Given the importance of the monthly cleaning, we will provide access with a spare key to the company ‘namaperusahaan’ in your absence. Please make sure the toilet and shower are as empty as possible. If you do not agree, I urge you to send me an email. Thanks in advance for your cooperation.”

Poin penting di dalam email tersebut adalah: pihak pengelola perumahan mahasiswa menyampaikan bahwa utusan mereka datang ke rumah mahasiswa untuk membersihkan kamar mandi dan toilet.

Bulan Agustus 2016, Kemenritek Dikti kembali mengeluarkan ranking universitas terbaik di Indonesia. Sebanyak 12 perguruan tinggi, 10 di Pulau Jawa dan 2 di luar Pulau Jawa, mendapat posisi paling atas. Selamat atas capaian ke-12 perguruan tinggi, tentu tidak terlepas dari kerja keras yang telah dicurahkan selama ini.

Menurut Menristekdikti, M. Nasir, lima indikator digunakan untuk menentukan peringkat perguruan tinggi terbaik, yaitu: kualitas dosen (12 persen), kecukupan dosen (18 persen), kualitas manajemen (30 persen), kualitas kegiatan kemahasiswaan (10 persen), dan kualitas kegiatan penelitian (30 persen).

Indikator kualitas dosen misalnya mencakup jumlah dosen berpendidikan S3, jumlah dosen dalam jabatan rektor kepala dan guru besar serta jumlah total dosen. Kualitas manajemen diukur dengan akreditasi institusi, jumlah program studi terakreditasi A dan B serta jumlah Program Studi. Kualitas kegiatan kemahasiswaan mencakup jumlah capaian emas, perak, dan perunggu pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) dan lomba internasional. Sedangkan kualitas kegiatan penelitian melingkupi capaian kinerja penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DP2M) serta jumlah dokumen terindeks scopus dan dosen tetap.

Dua belas perguruan tinggi terbaik di Indonesia tahun 2016 adalah: ITB, UGM, UI, IPB, Universitas Brawijaya, ITS, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, Universitas Andalas, dan Universitas Sebelas Maret.

Salah satu faktor penting dalam kesuksesan pendidikan yang belum terlihat dalam kriteria-kriteria di atas adalah kualitas pelayanan, baik kepada mahasiswa, dosen, pegawai, dan masyarakat. Tingkat kepuasan pada pelayanan, telah dimasukkan menjadi slaah satu indikator penting dalam rangking QS Stars. http://www.iu.qs.com/services/qs-stars/qs-stars-methodology/.

Sudah saatnya lembaga-lembaga pendidikan tinggi kita menerapkan pelayanan terbaik kepada semua warga kampus. Kita tidak jarang mendengar bagaimana mahasiswa sangat kecewa dengan cara dosen mengajar dan membimbing; tugas yang tidak dikoreksi oleh dosen; pelayanan administrasi yang menguras tenaga, waktu dan emosi; masalah yang lebih sering tidak ada solusi; staff kesulitan mengurus pangkat, dan sebagainya. Sementara di tempat lain universitas bahkan sudah berpikir bahwa membersihkan kamar mandi dan toilet di akomodasi mahasiswa mereka adalah salah satu tugas mereka.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: